IRWAN - HASAN HAMIDO - MUDZAKKIR ALI

Ketiga ikhwah ini yang berhikmat dan mengabdikan dirinya di DPD PKS Makassar, periode 2009 - 2014

Hasan Hamido

Ketua DPD PKS Kota Makassar.

Muh.Djafar Nurdin

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Kecamatan Tallo

Irwan, ST.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Makassar.

Andi Akmal Pasluddin

Anggota Legislatif DPR RI.

Selasa, 13 September 2011

Langsung ke TPS

Strategi pemenangan dalam 'renstra' DPD PKS Makassar adalah mencari "Relawan PKS" di setiap TPS kurang lebih 25 orang per TPS. Hebat , bukan?
Strategi ini adalah cara yang sangat cerdas dan insya Allah paling wahid. Tapi sedikit saya gugat istilah 'relawan' yang di pakai teman-teman di DPD pada rapat BPH beberapa hari yang lalu. saya katakan bahwa istilah 'relawan' yang dipakai terasa berat karena realita kita baik itu di lembaga sosial seperti Rumah Zakat , Arrahmah, dan PKPU ataupun Lagzis. yang namanya saja relawan tapi itu dibayar coyy. Dalam artian Relawan tapi tidak rela kalo tidak di bayar (afwan). sama dengan relawan berbayar.
Maka malam itu dengan tegas saya katakan istilah itu langsung saja diganti jadi 'pekerja PKS' artinya kita bayar dan ada komitmen bersama untuk mensukseskan PKS. Karena politik pada umumnya adalah 'what I get or who get what?' artinya dalam kerja-kerja politik ini 'apa yang bisa saya dapat? gitu kira-kira  pandangan umumnya. Dan ini Realita.
Pada Pemilu 2009 yang lalu begitu  semangatnya kita melakukan DS (direct Selling)berkunjung dari satu rumah ke rumah yang lain, dari satu gang ke gang yang lain mempromosikan partai ini tapi di penghujung Pemilu tiba-tiba suara yang semestinya ke kita ke PKS berubah karena ada serangan fajar yaitu serangan berbayar.
Estimasi kita untuk mendulang suara terbanyak di lokasi 'derect selling' gugur dengan 'money politick'
Dari pengalaman ini saya berksimpulan bahwa rata-rata masyarakat kita masih 'pragmatis' dan kalau senjata anti pragmatis ini kita pakai bagaimana hasilnya?
Saya faham bahwa kita tidak punya dana besar sebagaimana kompetitor kita tapi kita patut bekaca ke dalam cermin yang kita punya , gaya saya sebaiknya bagaimana?

Syamsari Kitta Balon Bupati Takalar dari PKS

MAKASSAR, FAJAR -- Anggota DPRD Sulsel, Syamsari Kitta bersama kader PKS menggunakan sistem multilevel untuk mensosialisasikan dirinya sebagai salah satu kandidat Calon Bupati Takalar. Masing-masing kader bekerja dan merangkul sebanyak mungkin orang untuk mendukung Syamsari agar bisa memenangkan pemilukada Takalar, September 2012 mendatang.

"Sosialisasi dilakukan seperti gerak multilevel marketing," kata Sekretaris DPC PKS Takalar, Hairil Anwar, Minggu, 11 September.

Ia mengatakan, selama ini, hanya Syamsari di internal PKS yang bergerak mensosialisasikan diri. Makanya, mereka yakin PKS solid. "100 persen kader PKS Takalar sudah mengambil sikap untuk mendukung Syamsari secara penuh," kata anggota DPRD Takalar ini.

Syamsari sendiri terus mendekatkan diri dengan masyarakat dan kader. Kemarin misalnya, ia menghadiri halalbihalal di Aula Pembibitan Air Payau Desa Boddia Galesong. Halalbihalal dihadiri pengurus PKS termasuk ketua DPC, Arsin Suarso.

"Kader PKS telah siap secara mental dan program untuk kebaikan masyarakat untuk memenangkan Syamsari. DPW PKS juga telah membentuk tim pemenangan. Sosialisasi dilakukan dari rumah ke rumah Intinya, sekarang kader bergerak serentak secara simultan," kata Arsin. (amr)

Yulianis Dua Malam Tidur Bersama Kardus Uang (1)


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Yulianis, mantan Wakil Direktur Keuangan Permai Grup milik tersangka Nazaruddin, masih belum bisa melupakan peristiwa 21 Mei 2010 lalu, ketika membawa miliaran uang untuk keperluan Kongres Partai Demokrat di Bandung.
"Ini misi khusus buat mu Yul," kata Nazaruddin pada awal Mei 2010 kepada Yulianis. Perempuan yang mendapat gaji Rp 30 juta per bulan itu mendapat tugas memimpin rombongan pembawa 19 kardus uang dollar dan rupiah ke Hotel Aston Primera, Pasteur, Bandung.
"Dua malam kami tidur bak ikan pindang di kamar hotel itu. Sebanyak 10 orang dengan belasan kardus uang. Berpisah saja kami takut," kata Yulianis, kepada Tribunnews, Selasa (13/9/2011). Uang dikemas dalam kardus rokok.
Yulianis  ingat  betul rinciannnya, yaitu Rp 30 miliar dan 2 juta dolar AS (setara Rp 17 miliar) diambil dari brankas kantor Permai Grup, sedang 3 juta dolar AS (setara 25,5 miliar) dari sumbangan sponsor. Yulianis bersedia buka-bukaan mengenai aliran dana ke arena kongres setelah terusik pada penjelasan Ketua Komite Etik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abdullah Hehamhua yang menyebut ada uang Rp 30 miliar mengalir ke Kongres Partai Demokrat.
"Abdullah memotong-motong keterangan saya, padahal bukan seperti itu duduk perkaranya," kata Yulianis. Saat wawancara Yulianis ditemani pengacara yang juga masih keluarganya, Ignatius Supriadi. "Sekarang saya cuma bisa percaya keluarga saja," katanya.
Yulianis mengisahkan, dari 19 kardus uang yang dibawanya itu hanya sebagian kecil saja yang terpakai. Dari Rp 30 miliar hanya terpakai Rp 600 juta. Dari sumbangan sposor, 3 juta dolar AS, hanya terpakai 1,8 juta dolar.
"Bahkan masih banyak kardus yang selotipnya belum dibuka karena uangnya tak disentuh sama sekali. Uang dolar yang dibawa dari brankas kantor tak terpakai," kata Yulianis.

9 Teori Konsfirasi terkait WTC



REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Serangan teror Alqaidah ke menara kembar WTC di Manhattan AS memicu banyak teori konspirasi. Berikut 9 konspirasi yang ditimbulkan oleh serangan dahsyat yang menewaskan sekitar 3.000 orang tersebut.

1. AS Sudah Mengetahui Akan Diserang
Presiden AS saat itu, George W Bush mengatakan bahwa tidak ada seseorang pun di pemerintahannya yang membayangkan negara superpower itu bakal diserang lewat pesawat yang menubruk gedung pencakar langit. Namun beberapa pekan sebelumnya, ketika Bush dan sejumlah pemimpin G8 di Genoa, Italia, sudah memperhitungkan skenario tersebut. Mereka menempatkan misil antipesawat di dekat tempat pertemuan. Sebelumnya, Italia mendapat ancaman akan diserang lewat pesawat.

2. WTC Runtuh Karena Bahan Peledak
Sejumlah fisikawan maupun penggemar teori konspirasi dan pakar teknik sipil percaya gedung WTC diledakkan dari dalam. Bukan karena semata ditubruk pesawat. Ini berasal dari teknik bangunan WTC yang tertanam kokoh tapi hancur hingga ke dasar. Menurut mereka, ada sejumlah besar bahan peledak disimpan di WTC di tempat-tempat strategis.

3. Pialang Saham Berperan
Sebelum 9/11 memang ada aksi pasar saham yang memberi dampak cukup luas. Misal: saham United Airlines dan American Airlines yang pesawatnya dibajak, saham mereka dilepas cukup besar sebelum 9/11. Sementara perusahaan keamanan, di sisi lain yang bakal meraup untung pascaserangan WTC, juga mengalami kebanjiran order saham. Saham Morgan Stanley, yang berkantor di WTC juga mengalami aksi jual besar-besaran.

4. Pesawat Sebenarnya Bisa Ditembak
NORAD (Komando Pertahanan Amerika Utara) seharusnya mampu menembak pesawat-pesawat yang dibajak atau mampu menghalau pesawat itu mendekati targetnya. Namun NORAD tidak melakukan hal ini dan mereka terlambat mengetahui ada pembajakan pesawat.

5. Pesawat di Pentagon
Teori lainnya mengatakan Pentagon tidak diserang oleh pesawat American Airlines Flight 77. Argumentasinya, Petagon adalah gedung paling aman di dunia, memiliki ribuan kamera pengintai. Tapi tidak ada satupun kamera yang menangkap pesawat bakal menghantam Pentagon. Teori konspirasi menghubungkan serangan Pentagon dengan adanya oknum AS yang menembakkan misil ke markas Dephan itu.

6. Kotak Hitam
Setiap pesawat memiliki dua kotak hitam yang menyimpan informasi penerbangan. Anehnya, tidak ada satupun kotak hitam dari dua pesawat yang menghantam gedung WTC. Namun belakangan, para pekerja yang membersihkan sisa sisa WTC mengatakan mereka menolong agen federal mengambil tiga dari empat kotak hitam di sana. Dan kotak hitam di Pentagon pun diklaim sudah sangat rusak untuk dibaca. Kotak hitam yang bisa dibaca umum hanyalah dari United 93 yang jatuh di Pennsylvania.

7. Aksi CIA dan Mossad
Mantan presiden Italia ikut memberi teori konspirasi. Menurut dia, ada informasi dari kaum kiri Italia yang menyatakan CIA dan Mossad ada di belakang serangan WTC. Sehingga mereka menjadikan Islam dan Muslim sebagai kambing hitam. Bahkan lembaga intelejen Pakistan Inter-Service Intelligence mengklaim tahu ada rencana tersebut.

8. Bukan Pesawat, Tapi Misil
Dengan asumsi badan pesawat terbuat dari alumnium yang kekuatannya rendah untuk meruntuhkan WTC, maka ada sejumlah pihak yang menilai jangan-jangan bukan pesawat yang menabrak WTC tapi sebuah misil dengan efek hologram menyerupai pesawat. Teori ini didukung dari analisis frame per frame siaran tabrakan itu yang menunjukkan bentuk pesawat lebih menyerupai selongsong cerutu yang lonjong

9. Demi Minyak
Menghancurkan WTC akan membuka jalan bagi negara-negara barat untuk menguasai aset-aset minyak di Timur Tengah. Penggemar teori konspirasi yakin para perusahaan minyak raksasa memiliki sumber daya untuk membuat serangan tersebut.
sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com